7 Tempat Wisata Terpopuler di Cianjur

oleh

Cianjur – Cianjur terkenal dengan udara dingin berkabut dan kawasan dataran tingginya. Daya tarik tersebut memunculkan banyak destinasi yang menyuguhkan nuansa alami.

Berbagai magnet wisata lain turut pula mendukung Cianjur menjadi salah satu tujuan berlibur favorit wisatawan. Menikmati liburan Cianjur, berikut daftar 7 destinasi wisata primadonanya:

1. Taman Prawatasari Cianjur

Taman Prawatasari merupakan ruang terbuka dalam kawasan yang rindang dengan taman-taman di dalamnya. Beralamat di jalan Surya Kencana juga berfungsi sebagai paru-paru kota. Memiliki setidaknya 78 jenis tanaman langka.

Kawasan hijau sekitar taman sering menjadi tempat untuk bersantai menikmati suasana asri. Ditambah dengan berbagai fasilitas seperti jogging track, area bersepeda, lapangan berumput, serta taman bermain.

Karena memiliki berbagai wahana permainan anak–anak, Taman Prawatasari sering mendapat julukan sebagai Dufan-nya Cianjur. Di dalamnya terdapat kereta monorail, bom–bom car, gajah terbang hingga gokart. Kemudian pda pula mini water park dengan wahana air, wahana kreativitas anak hingga istana balon.

2. Wisata Taman Alun-Alun Cianjur

Taman Alun-Alun Cianjur menjadi primadona baru bagi warga Cianjur sejak resmi terbuka untuk umum pada 2019. Selain warga lokal tamam ikonik ini juga menjadi pusat kunjungan warga dari berbagai daerah.

Alun-alun Cianjur memiliki beberapa panggung pertunjukan terbuka serta air mancur yang ikut menyejukkan areanya. Area lapangan terbuka dengan rumput sintetisnya yang menghadap ke Masjid Agung menjadi pusat berkumpulnya pengunjung.

Selama berada di sini nikmati berbagai spot menarik di setiap sudut taman. Misalnya suling-suling gading raksasa membentuk latar dari panggung beton di salah satu sisinya. Kemudian ada pula tempat bersantai yang disediakan dengan tangga-tangga membentuk amphitheater.

3. Masjid Agung Cianjur

Berlokasi di jantung kota, Masjid Agung Cianjur merupakan salah satu ikon kota Cianjur. Dengan posisi lahan yang tinggi, Masjid Agung tampak mencolok berdampingan dengan alun-alun kota Cianjur.

Pada saat memasuki kawasan masjid, terlihat taman dengan hamparan rumput sintetis yang ramai pengunjung. Aneka bunga berwarna-warni dan lengkungan-lengkungan bercorak arsitektur Timur Tengah berpadu dengan seni tradisional membentuk lorong. Ditambah dengan sebuah tugu berbentuk kitab suci Al-Quran berwarna keemasan berada di tengah kolam air mancur.

Mengalami tujuh kali pemugaran, 3 menara di atas bangunan utamanya berbentuk kerucut khas rumah joglo. Sejak berdiri tahun 1810, Masjid Agung Cianjur ini kerap mendapat julukan Balai Nyungcut karena bentuknya. Bagian atasnya dihiasi lampu malo untuk menerangi lafadz Allah sedangkan sisinya berhias ram kaca patri. Untuk teras depan, arsitekturnya berpadu serasi dengan batu alam yang dominan berwarna hijau.

Pintu masuknya memiliki langit- langit berbentuk seperempat kubah dengan hiasan ukiran dan mozaik granit. Ruang utama ibadah dibatasi pintu dan ram kaca serta selasar yang dapat digunakan untuk shalat. Selanjutnya pada lantai dua, area persegi melingkar dengan bagian tengah menembus lantai dasar sebagai mezanin.

4. Tugu Lampu Gentur Cianjur

Tugu Lampu Gentur berada di tengah bundaran jalan Dr. Muwardi menuju pusat kota Cianjur. Lampu gentur merupakan alat penerangan tradisional khas daerah Cianjur. Namanya diambil dari daerah asal karya budaya dengan kerangka lampu Maroko. Resmi berdiri pada malam takbir Idul Fitri 2017, pawai lampu gentur ikut menyemarakkan acaranya.

Lokasinya berada pada area strategis yang cukup ramai. Di sisi selatan terdapat beberapa pusat perbelanjaan modern dan aneka restoran. Kemudian di seberangnya terdapat pula masjid Abdullah bin Nuh atau terkenal dengan mesjid Al Kubro. Area tugu ini memberikan suguhan pemandangan kota yang berlatar pegunungan.

Pada saat malam hari, Tugu Lampu Gentur Cianjur tampak indah bermandikan cahaya lampu. Lampu Gentur di tengah bundarannya akan menyala sebagai pusat penerangan hiruk-pikuknya simpang jalan tersebut.

5. Istana Kepresidenan Cipanas

Berlokasi di Kecamatan Cipanas, Istana Cipanas adalah satu dari lima istana presiden di Indonesia. Berjarak 20 kilometer dari pusat Cianjur, istana tertua ini memiliki luas lahan setidaknya 26 hektar. Destinasi ini cukup menarik dengan suasana khas pegunungan dan udara sejuknya.

Berdiri pada tahun 1740, awalnya Istana Cipanas merupakan milik pribadi tuan tanah Belanda Van Heots. Karena daya tarik sumber air panasnya, maka fungsinya beralih sebagai gedung kesehatan. Pada masa selanjutnya, lokasi ini pernah menjadi favorit tempat peristirahatan hingga menjadi Istana Kepresidenan.

Di dalam ruang utama terlihat dua lampu kristal produksi tahun 1900 dari Chekoslovakia. Lantainya berlapis keindahan permadani dari negara Turki. Kemudian setiap dinding istana berhias lukisan karya pelukis terkenal seperti Soejono D S dan Affandi.

Selain bangunan induk, terdapat 5 paviliun yang dinamai dengan Pandawa Lima. Kelimanya yaitu Paviliun Yudistira, Arjuna, Bima, Nakula, dan Sadewa. Wisatawan juga bisa menemukan lokasi pemandian air panas serta museum koleksi hadiah tamu negara.

6. Wana Wisata Pokland Cianjur

Wana Wisata Pokland memiliki sajian rimbunnya hutan pinus di dataran tinggi Haurwangi, Cianjur. Memiliki luas lahan setidaknya 30 hektar, udara kawasannya sejuk dengan suhu udara cenderung dingin. Ditambah dengan instalasi bambu berbentuk perahu menjadi ikon dari wana wisata ini.

Wana wisata ini memiliki keunikan Taman Sorgum yang terhampar seluas 20 hektar. Sementara panoramanya menawarkan kesegaran Sungai Citarum dan jajaran pegunungan Cianjur hingga Tangkuban Perahu. Di tengah cuaca berkabut, wisatawan bisa mencicipi kuliner khas Cianjur seperti keredok dan nasi liwet.

Selama berwisata di sini pengunjung bisa mencoba flying fox, sepeda gantung, berkuda atau sekedar bersantai di hammock. Pemandangan alamnya yang indah sering menjadi spot foto instagramable. Wana Wisata Pokland juga memiliki bumi perkemahan, lokasi pesta kebun hingga sirkuit motocross. Ditambah dengan rumah pohon, wahana permainan anak, serta area glamping.

7. Taman Wisata Alam Sevillage Cianjur

Berada di kaki Gunung Gede-Pangrango, Taman Wisata Alam Sevillage memanjakan wisatawan dengan panorama memesona. Kawasannya menawarkan lokasi glamping di atas lahan seluas setidaknya 1,3 hektar di Kecamatan Cipanas, Cianjur. Selain area glamping, tersedia juga pilihan untuk bermalam di tenda dome serta tenda keong.

Destinasi ini populer dengan berbagai spot foto menarik berlatar keindahan lanskap pegunungan. Seperti Sky Tree, Adrenaline Swing, Balon Udara, Flying Fox, Helicopter, Sky Bike, dan Sky Swing. Selain itu taman wisata juga dilengkapi dengan restoran, masjid, taman-taman, live music, dan coffe shop.

Sumber: Travelspromo

No More Posts Available.

No more pages to load.